Biaya Naik Taksi di Bali – Dari sekian banyak moda transportasi di Bali, taksi cukup mendominasi baik untuk taksi online maupun konvensional. Selain rental mobil , taksi memang kendaraan paling praktis untuk berkeliling ke sejumlah tempat wisata di Bali.

Taksi masih dipercaya sebagai kendaraan angkut penumpang karena fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan. Taksi juga bisa menjangkau hampir semua titik wisata di Bali, termasuk objek wisata baru yang masih jarang dikunjungi.

Keunggulan taksi lainnya yaitu masalah armada yang digunakan. Perusahaan taksi selalu memperbaharui armada mereka dalam periode waktu tertentu sehingga modelnya tetap yang terbaru. Masalah ketepatan waktu taksi juga lebih unggul. Taksi bisa on-time sampai lokasi tujuan, berbeda dengan angkutan umum yang sering menunda keberangkatan karena menunggu penumpang penuh.

Satu lagi, mayoritas driver taksi di Bali terkenal dengan kedisiplinannya. Mudah dihubungi dari mana saja dan mau mengantar kemana saja, ke mall, restoran, atau fasilitas-fasilitas umum lainnya.

Secara umum, berikut ini ciri-ciri, cara memilih dan biaya naik taksi di Bali.

Warna Kendaraan

Mayoritas perusahaan taksi di Bali menggunakan dominasi warna biru. Blue Bird Taxi misalnya, perusahaan taksi terkemuka di Bali ini memiliki ciri khas warna biru muda cerah. Meski begitu ada beberapa perusahaan taksi yang tergolong baru menggunakan warna lain namun masih menyelipkan unsur warna biru.

taksi blue bird bali

Taksi Blue Bird Bali

Cara Mengenali Taksi Bali

Sebenarnya cara mudah untuk mengenai taksi di Bali tidak hanya berpatokan pada warnanya saja. Tulisan nama perusahaan dan nomor telepon di bodi kendaraan juga kadang sulit dilihat. Taksi argo biasanya mudah dikenali melalui tanda atau tulisan “Taxi” di bagian atap yang dinyalakan. Namun saat cuaca cerah siang hari, tanda yang dinyalakan tersebut sulit dilihat. Jadi jika membutuhkan taksi dari perusahaan tertentu langsung telepon ke pangkalan. Anda tinggal menunggu untuk dijemput.

Pilih Pakai Argo atau Non-Argo

Untuk efisiensi biaya naik taksi di Bali, Anda bisa memilih membayar melalui dua mekanisme yaitu memakai argo atau non-argo (membayar langsung sesuai kesepakatan tanpa hitungan per-kilometer). Satu contoh, persatuan taksi Bandara Ngurah Rai memegang kendali penuh atas keluar masuknya penumpang di bandara.

argometer blue bird bali

Argometer Blue Bird Bali

Mereka memiliki list harga tertentu sesuai jarak tempuh maupun tujuannya. Jadi tidak ada perhitungan biaya berdasarkan ukuran kilometer. Namun sudah ada harga tertentu sesuai lokasi tujuannya.

Jika Anda memilih naik taksi yang menggunakan argo, mungkin biayanya relatif lebih ringan. Namun Anda harus rajin memantau meteran/argo untuk menghindari kecurangan driver. Kasus penggelembungan angka argo seperti ini kerap terjadi, tak hanya di Bali namun juga di daerah-daerah lain di Indonesia.

Pilih Rute Tercepat

Metode ini bisa digunakan jika Anda sedikit banyak mengenal jalan-jalan dan kondisi lalulintas di Bali. Biasanya sopir taksi “nakal” suka mengambil rute memutar untuk menaikkan jumlah kilometer. Jadi jika ada indikasi sopir ingin melakukan kecurangan, segera tegur untuk kembali mengambil rute tercepat.

rute logo vektor

Vektor Logo Rute

Perusahaan taksi Blue Bird dilengkapi nomor armada, nomor telepon, dan ID driver. Jika ada keluhan terkait layanan yang diberikan, customer bisa langsung melaporkan ke perusahaan.

Biaya

Untuk biaya naik taksi di Bali mungkin lebih afdol jika kita bicara kisaran harga. Ini karena sering ada kebijakan baru terkait harga per-kilometer dari harga yang ditetapkan sebelumnya. Biaya taksi di Bali untuk buka pintu Rp 7.500 untuk selanjutnya per-kilometer harganya Rp 400 0 – Rp 5000. Untuk taksi non-argo harganya tergantung lokasi. Misalnya dari Kuta ke daerah Jimbaran dikenakan tarif Rp 50.000 – Rp 75.000.

Nah, jika cara memilih dan biaya naik taksi di Bali sudah diketahui, siapkah Anda menggunakan taksi selama berkeliling di Bali pada liburan nanti?